Friday, 22 November 2013

KASIH SAYANG AYAH

"faisal kamu sudah besar ya"
akupun kaget kepada suara laki-laki yang menyapaku.aku sangat penasaran siapakah orang ini .
"kamu siapa dan mengapa kau kenal kepada diriku".aku sangat heran aku ada di mana ,aku bagaikan berada di tengah langit yang sedang melayang .
"apakah ibumu tidak memberitahu ciri-ciri ayahmu.
orang itu hanya tersenyum ,ia benar-benar tampan ,badannya tegak dan rambutnya pirang sama seperti diriku.jangan-jangan dia ,aku dengan cepat memeluknya sambil meneteskan air mata.
"ayah,sudah lama aku ingin bertemu denganmu .
"ya benar faisal aku memang ayahmu.
"aku ingin curhat kepada ayah,pintaku.
"emm,,duduklah
"ayah ternyata sangat keren , ucapku
"hahaha kau terlalu memuji anakku .ayahku tertawa dengan sangat girang namun tiba-tiba ia mendadak diam.
"faisal apakah ibumu tidak cerita tentang diriku.
"akupun hanya menggeleng kepala.
"mungkin ibumu tidak mau engkau dan adikmu sedih,tapi bagaimanapun juga kau harus mengetahuinya ,baiklah akan ayah ceritakan kronologi kematian.dulu ayah sangat mendambakan kehadiran adikmu sampai-sampai setiap hari ayah selalu mendengar suara pada perut ibumu.
"aku gak di dambain ayah curang ,ucapku
"hmm dirimu sejak lahir langsung sama nenek kamu sih jadi ayah buat lagi untuk hiburan di rumah.
"hmmm begitu ya , ya udah lanjutin yah ceritanya .
begini ceritanya
"yana aku sudah tak sabar menantikan anak kita ,ucapku sambil menempelkan kupingku di perut ibumu
"sabar sayang,anak kita kan di pridiksikan akan lahir 1 bulan lagi.
"satu bulan bagaikan satu taun bagiku .
"yang penting kamu harus sabar dan berdoa ya biar anak kita baik-baik saja. ana mengelus rambutku 
"sudah lama aku gak ketemu faisal ,kapan dia akan pulang aku sudah rindu pada anak pertama kita 
"hmm kata ibu kalau anak kita lahir faisal boleh pulang ke rumah.
"aku ingin menghabiskan waktu banyak dengannya .
"sebentar lagi akan terwujud koq .
"tidak sayang waktunya akan sebentar.
yana menangis mendengar jawaban rival.
"mengapa rival hikz....hikz...hikzz kamu gak boleh bicara seperti itu.
"sudah waktunya aku menceritakan semuanya kepadamu ,sebenarnya aku mengidap kangker yang tak bisa di sembuhkan kata dokter sebentar lagi aku akan tiada .
"rival tega sekali kau meninggalkan kami ,ku mohon berjuanglah 
"maafkan aku yana aku tau kau begitu mencintaiku dan karena itulah aku selalu bahagia ,aku akan sangat bahagia walau aku melihat keluarga kita bersama walau sebentar ,aku membayangkan kehidupan kita di masa depan di mana kita tawa dan duka bersama .
masa kelahiranpun tiba
oe,,oe,,oe
"selamat ya anak anda perempua",ujar salah satu dokter 
aku langsung melihat dan menggendong adikmu."waah cantiknya anak kita yana .anak ini akan ku beri nama indah sesuai dengan ank kita yang cantik jelita
yana hanya tersenyum
tiba-tiba
uhuk,,uhuk,,uhuk ,,bibirku mengeluarkan darah mataku agak samar-samar ,akupun lalu memberikan indah kepada yana.akupun pngsan dan langsung di rawat, ya ajal memang sudah datang akupun di panggil oleh tuhan.
"tidak mungkin ,tidak mungkin ,yana menjerit-jerit ,dan faisal waktu itu menangis keras
"sudah yana rival mungkin bahagia di sana,makanya kamu jangan begitu kamu gak ingin rival sedih kan begitulah anakku ,ayah minta maaf kepadamu karna ayah tidak memberikan rasa kasih sayang.aku tau bagaimana hidup faisal tanpa ayah
"sebenarnya faisal sangat kesepian ,faisal ingin jalan-jalan sama ayah ,bermain sama ayah,tapi aku ingin menjadi seperti ayah yang kuat ,aku bangga menjadi anak ayah.
"trimakasih anakku kau tlah bangga menjadi ayahmu ,ayah mohon jagalah adikmu ,adikmu itu butuh kasih sayang,perlahan-lahan ayah menghilang ,selamat tinggal tinggal
"hujanpun turun dengan sangat deras ,akupun sangat kedinginan.
"wooy bangun,tidur aja kayak kebo
perlahan-lahan aku membuka mataku ,ku liat ember di depan mataku
"jahat bener sama kakak sendiri.
"makanya kalau tidur jangan sembarangan kamar orang di pakek aja .
"dasar kamu ,akupun berdiri, namun adikku ketakutan ia mengucapkan ampun segala terhadapku
"kau ini kenapa indah ,biasa aja kali .
"kirain kamu bakal marahin aku ,gak biasanya kakak seperti ini
"emang gak boleh kakak sayang sama kamu .
indahpun memelukku sambil menangis
"hikz..hikz..hikz... kakak ,indah sudah dari dulu pengen kakak kayak gini .
"sekarang jalan-jalan yuk ,kamu tau kan tempat paling indah di bandung.
"adikku kegirangan seperti anak kecil ,
hmmm mengapa aku selalu mengacuhkan adikku ,ayah kau benar lihatlah adik kecilku apakah ayah bahagia melihatnya disana



 

No comments:

Post a Comment