"Faisal",panggilan tadi membuat faisal menoleh,rambutnya yang pirang ,hidungnya yang mancung menambah ketampanannnya .
"ada apa ma".cetus faisal."Anterin mama ke pasar ya ,Mama nanti mau ngadain acar sukuran untuk perusahaan baru papa.
"WHAAAAT",Mama gak salah nich ."faisal kan cowok ma ?????
"memang kalau anak cowok tidak boleh bantuin mamanya .
tapi ma ??faisal mengeluh
"gak ada tapi-tapian titik pokoknya kamu harus bantuin mama.
"oke deh bos, faisal siap menjalankan perintah.mama faisal lalu mengelus rambut anaknya .
"gitu dong itu baru anak mama .nih kontak mobilnya sayang .
faisal lalu menghidupkan mobolnya .setelah mamanya siap ia jalan menuju ke pasar.
wajah yang agak lesu dan keringat yang membasahi pipi membuat faisal iba melihat mamanya sedari tadi faisal tidak membantu ibunya ,ia tidak membantu bukan karena gengsi namun ia sedang banyak fikiran .mamanya sebenarnya sudah mengetahuinya makanya ia tidak menyeruh faisal untuk membantunya.faisal lalu mengambil semua barang bawaan mamanya .
"mama koq gak nyuruh faisal sih ,liat tuh mama kecapean ntar kalau sakit kan faisal sedih. faisal memang sangat sayang kepada mamanya.
"mama takut gangguin mood kamu.
"gak koq ma , kalau ada apa-apa bilang faisal aja oke.faisal tersenyum manis
"memang indah di mana ma ,koq tumben dia gak ada di rumah.
indah tadi ijin ke mama mau ke umah temannya yang sakit ,ya mama ngijinin aja padahal nanti mama sibuq banget . sepertinya faisal akan kerja berat deh .
"ya lah kamu kan anak pertama jadi kamu wajar bantuin segalanya .
"yeeeeeeeeeeeeee,,, gak gitu juga kali ma
mamanya tersenyum manis ,wajah yang tadinya pucat dan keringat yang membasahi tubuhnya kini terasa hilang..
"ya deh yuk kita pulang barang-barangnya sudah selesai semua.
"ya ma.wah berat juga .
perasaan faisal begitu senang ia lupa dengan kejadian waktu 1 bulan yang lalu , ya kejadian yang benar-benar membuat dirinya depresi berat.